Peserta Pemilu Teken Deklarasi Kampanye Damai, Ganjar Pranowo: Ungkapan Keseriusan dan Tindakan Kita

Asuransi177 Dilihat

INDOPOS.CO.ID – Calon presiden nomor urut tiga Ganjar Pranowo menegaskan, penandatanganan deklarasi kampanye damai pemilihan umum (Pemilu) 2024 merupakan kesungguhan seluruh peserta yang berlaga dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Bukan sekedar mengikuti tata cara, melainkan harus dibarengi dengan langkah nyata.

Perwakilan partai politik dan tiga pasangan calon presiden – calon wakil presiden telah membacakan dan menandatangani deklarasi kampanye damai Pemilu 2024.

Upaya itu diinisiasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam Rakornas Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Jakarta, Senin (27/11/2023).

“Apa yang tadi dibacakan, apa yang tadi kita ditorehkan dalam tanda tangan komitmen adalah sebuah ungkapan dan keseriusan dari pikiran, hati, dan tindakan kita,” kata Ganjar di Jakarta, Senin (27/11/2023).

Ia meyakini, para penyelanggara Pemilu yakni Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) serta aparatur menciptakan Pemilu yang bertintegritas.

“Kami sangat percaya, seluruh penyelenggara Pemilu dan aparatur akan melaksanakan ini dengan sungguh-sungguh,” ucap Ganjar.

Paling penting seluruh peserta pemilu mampu menerapkan sesuatu, yang telah diikrarkan hari ini melekat dalam sebuah tindakan.

“Maka kami menyampaikan penghormatan dan terima kasih atas komitmen yang dibangun, tugas kita hari ini adalah melaksanakan komitmen dan kata-kata yang sudah kita tanda tangani,” imbuhnya.

Adapun empat poin dalam deklarasi kampanye damai yaitu, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menghormati keberagaman serta mewujudkan suasana aman, tertib dan damai selama penyelenggaraan Pemilu.

Kedua, melaksanakan kampanye Pemilu dengan mematuhi perundang-undangan yang berlaku antara lain tidak melibatkan pihak yang dilarang, selama masa kampanye Pemilu.

Ketiga, tidak melakukan politisasi SARA, menyebarkan hoax, ujaran kebencian, penghasutan, dan perbuatan politik uang selama penyelenggaraan Pemilu. Keempat, tidak memanfaatkan tempat ibadah dalam melaksanakan kampanye. (dan)

Baca Juga  Elektabilitas Anies Naik di Jatim, Kakak Penceramah Kondang Gus Baha: AMIN Pilihan Tepat

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *