24.000 Siswa SMP Depok Tak Tertampung di Sekolah Negeri, Pemkot Dianggap Gagal Penuhi Hak Warga

Berita250 Dilihat

Jumat, 14 Juli 2023 – 10:48 WIB

Depok – Tahun ini ada 24.000 siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) di Depok yang tidak tertampung di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Pasalnya daya tampung SMPN di Depok hanya untuk 9.000 siswa saja, sedangkan jumlah lulusan tahun ini sebanyak 34.000 siswa. Sehingga 24.000 lainnya harus mencari SMP swasta

Baca Juga :

Ganjar Anggap Sekolah Bikin Siswa Stres Karena Bully dan Omelan: Mestinya Menyenangkan

Koordinator Nasional Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji menilai hal itu menunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok belum bisa memenuhi hak dasar warganya yaitu soal pendidikan. Dari prosentase saja dapat terlihat hanya sedikit daya tampung siswa di Depok.

“Jadi mau diputer-puter, misal jalur zonasinya dinaikkan atau diturunkan persentasenya, atau jalur prestasi dinaikkan atau diturunkan persentasenya, itu tidak mengubah secara signifikan terhadap masyarakat Depok itu terlayani dengan baik soal pemenuhan basic right yang namanya pendidikan itu,” katanya, Jumat 14 Juli 2023.

Baca Juga :

Prabowo Dinilai Sosok yang Mampu Lanjutkan Program Pemerintah Selanjutnya, Ini Alasannya

Dia menyarankan agar orang tua yang menemukan kejanggalan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Depok agar bersuara. Dengan demikian akan ditemukan akar masalahnya dan dapat dicarikan solusi.

“Tidak ada yang lebih powerfull dalam konteks sistem demokrasi adalah suara dari orang tua. Jadi mereka yang terzalimi akibat sistem yang ada di Depok ini, karena daya tampung yang sangat minim kemudian sistem seleksi,” tegasnya.

Baca Juga :

Kepala BNPT: Tren Ideologi Kekerasan di Kalangan Para Siswa Meningkat

Dia menjelaskan, orang tua bisa melayangkan gugatan hukum kepada pemerintah kota jika dirasa ada kejanggalan di PPDB. Alasannya karena pemerintah daerah dinilai tidak memberi pelayanan terbaik untuk warganya.

Baca Juga  Viral Polemik Maba dan Kating, Apa Masalahnya?

“Mereka bisa melakukan protes bahkan bisa melakukan gugatan hukum terhadap pemerintah Depok yang tidak menjalankan amanat undang-undang untuk memberikan pelayanan terbaik pada warga Kota Depok terkait pelayanan hak dasar mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya, Sekretaris PPDB tahun 2023, Bahrudin mengatakan ada kesenjangan sebanyak 24.000 siswa yang tidak tertampung di SMPN Depok. Jumlah SMPN di Depok hanya 34, sedangkan SMP swasta mencapai 260 sekolah. Kecilnya saya tampung SMPN di Depok membuat sekolah swasta mematok biaya pendidikan yang dianggap memberatkan orang tua. 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *