Cara Menanam Bawang Putih yang Baik dan Benar, Dijamin Tumbuh Subur

Berita337 Dilihat

Jumat, 21 Juli 2023 – 08:32 WIB

Jakarta – Bawang putih merupakan salah satu komoditas hortikultura yang penting karena sering digunakan sebagai pelengkap bumbu masak, sebagai obat anti jamur dan bakteri, serta dapat menurunkan kolesterol dan mencegah pembekuan darah.

Baca Juga :

Manfaat Memasak dengan Bawang Putih: Aroma dan Kesehatan untuk Hidup Lebih Sehat

Bawang putih ditetapkan menjadi komoditas strategis yang harus dikejar kecukupan produksinya untuk swasembada, karena kegunaannya sangat dibutuhkan masyarakat sebagai bumbu masak dan bahan baku industri obat-obatan

Untuk Anda yang ingin menanamnya sendiri di rumah, berikut cara menanam bawang putih yang baik dan benar:

Baca Juga :

Mentan SYL ke Pemprov Lampung: Segera Percepat Tanam Antisipasi Dampak El Nino

Petani menanam bawang putih yang ditanam menggunakan plastik mulsa di Desa Tuwel, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah

Photo :

  • ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Tanah yang cocok untuk menanam bawang putih

Baca Juga :

Daftar Harga Pangan 2 Agustus 2023: Daging Ayam Naik

Mengutip laman Kementerian Pertanian Kamis, 20 Juli 2023, bawang putih tumbuh optimal di dataran medium sampai dataran tinggi. Jika ditanam di dataran tinggi, lahan yang cocok untuk tanaman bawang putih adalah jenis tanah lempung berpasir, berstruktur tanah gembur dengan pH 5,5-7.

Apabila bawang putih ditanam di ketinggian lebih dari 1000 mdpl, dengan suhu 15-25 derajat, maka bawang putih dapat dipastikan tumbuh dengan baik.

Waktu menanam bawan putih

Bawang putih sebaiknya ditanam pada akhir musim penghujan atau awal musim kemarau. Menjelang panen tanaman ini tidak menghendaki kondisi yang terlalu basah atau lembap karena akan menyebabkan kebusukan dan penurunan kualitas umbi.

Sehari sebelum tanam dilakukan penyemprotan herbisida di atas permukaan bedengan. Penyemprotan herbisida dimaksudkan untuk memperlambat tumbuhnya rumput setelah benih bawang putih ditanam, sehingga benih bawang putih dapat tumbuh normal tanpa diganggu oleh pertumbuhan rumput di sekitarnya.

Petani bawang putih di Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang,

Petani bawang putih di Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang,

Aturan menanam bawang putih

Baca Juga  Mojang Jajaka UPI Kampus Cibiru akan Memperingati HUT RI ke-78 di Panti Yatim dan Pesantren

Pada proses penanaman Lahan dibasahi 1 hari sebelum tanam. Benih ditanam 1 (satu) siung per lubang tanam dengan kedalaman 3 cm dan jarak tanam 10 cm x 10 cm atau 12,5 cm x 12,5 cm. Selanjutnya ditutup dengan mulsa jerami dengan ketebalan 5 cm dan setelah ditutup dengan mulsa jerami dilakukan penyiraman.

Penyiangan dilakukan secara rutin disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan gulma. Gulma pada parit dapat dibersihkan dengan cangkul sekaligus untuk memelihara bentuk bedengan.

Pada musim kemarau penyiraman dilakukan 2 kali dalam seminggu. Pada 12-20 hari menjelang panen penyiraman dihentikan. Penyemprotan insektisida dan fungisida dilakukan 2 kali dalam seminggu, mulai tanaman berumur 21-25 hari.

Insektisida dan fungisida yang diberikan terdiri dari 2 jenis yang bersifat kontak dan sistemik.

Panen bawang putih

Panen bawang putih

Ciri-ciri bawang putih yang siap dipanen adalah umbinya terlihat dari permukaan tanah, sebagian daun menguning dan batang tanaman sudah mulai rebah. Varietas Lumbu Hijau dapat dipanen pada umur 112- 120 hari, sedangkan varietas Tawangmangu pada 120- 140 hari.

Umur panen yang terlalu muda akan menyebabkan umbi cepat menyusut dan jika terlalu tua akan menyebabkan umbi cepat busuk. Cara pemanenan yang paling baik adalah dengan mencabut tanaman sambil mencongkel umbinya agar tidak rusak.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi

Wamentan Harap JUT Dapat Tingkatkan Hasil Pertanian Garut Berorientasi Ekspor

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mendorong komoditas pertanian Garut agar berorientasi ekspor, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

img_title

VIVA.co.id

2 Agustus 2023



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *