Cegah Perburuan Penyu Ilegal, Polresta Manokwari Bikin Inovasi Mamarek Wauw

Berita278 Dilihat

Rabu, 9 Agustus 2023 – 14:22 WIB

Manokwari – Wilayah perairan manokwari dengan luasan 450 km2 berdasarkan BPS 2021 merupakan wilayah hukum Polresta Manokwari yang tidak terlepas dari banyaknya pelanggaran hukum. 

Baca Juga :

Mahasiswa UIN Jalani Program KKN Hingga Malaysia dan Thailand

Berbagai kejahatan wilayah perairan yang teridentifikasi di antaranya pengeboman ikan, lakalantas laut, perdagangan penyu illegal dan penyelundupan miras.

Kasus perdagangan telur dan daging penyu illegal menyebabkan dampak pada penurunan populasi penyu di Manokwari. Dengan fakta di atas, Polairud Polres Manokwari melakukan inovasi Mamarek Wauw.

Baca Juga :

Melihat Ekonomi Masyarakat, Universitas Syiah Kuala Turunkan Biaya Kuliah Mahasiswa Baru

“Tujuan inovasi adalah terciptanya komunikasi dua arah yang efektif antara masyarakat dan polri,” kata Kapolresta Manokwari, Kombes RB. Simangunsong dalam keterangan tertulis, Rabu 9 Agustus 2023.

Inovasi ini berdampak pada penurunan tindak pidana kejahatan di perburuan penyu, terbangunnya penangkaran oleh masyarakat dan terciptanya siskamtimas yang kondusif.

Baca Juga :

Politisi Golkar Misbakhun Gandeng OJK dan BPK Beri Edukasi Warga Probolinggo

Sebagai indikator suksesnya inovasi ini adalah penurunan tindak pidana perairan khususnya lingkungan hidup. Dari kurun waktu tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, hanya terjadi satu kasus pidana tentang perikanan.

Halaman Selanjutnya

Inovasi Mamarek Wauw dibentuk melalui Surat Perintah Kapolres Manokwari tanggal 8 Oktober 2018 tentang pendampingan pelestarian penyu kepada masyarakat kampung Meinyumfoka Distrik Manokwari Utara, dan sejauh ini telah berlangsung selama 5 tahun (2018-sekarang).



Quoted From Many Source

Baca Juga  Dapat Pendidikan Profesional yang Diakui Internasional Kini Tak Perlu ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *