Menilik Stasiun Padalarang Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Pembangunannya Tertinggal

Berita274 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Pembangunan Stasiun Padalarang—salah satu dari empat stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB)—tertinggal dibandingkan dengan tiga stasiun lainnya. Dokumen yang dibaca Tempo mengungkap progres masing-masing pembangunan stasiun tersebut yakni Halim sudah 97,02 persen; Karawang 98,08 persen; Padalarang 66,01 persen; dan Tegalluar 99,78 persen; serta Depo Tegalluar 99,25 persen. 

Berdasarkan pantauan Tempo, rangka besi terlihat menutupi hampir semua muka bangunan di Stasiun Padalarang. Bagian atap stasiun yang bergelombang sudah mulai terlihat bentuknya. Penutup atap juga sudah dipasang sebagian. 

Sejumlah pekerja proyek mengaku pekerjaannya saat ini sedang dikebut. Jumlah pekerja juga ditambah untuk mempercepat pembangunan. Bahkan jam kerja pun tak putus hingga tengah malam setiap harinya. Meski ada kebijakan tersebut, beberapa pekerja mengaku tidak yakin pekerjaan rampung pertengahan Agustus. 

“Katanya diperpanjang waktunya tiga bulan lagi,” kata salah seorang pekerja pada Tempo, Senin, 7 Agustus 2023. 

Sebelumnya, pada Juni 2023 lalu, Tempo menyaksikan bangunan stasiun masih berupa susunan kolom baja menjulang, yang saling berhubungan membentuk bangunan. Rangka bangunan bisa terlihat karena belum dipasangi dinding. 

Kini, bangunan stasiun sudah terlihat bentuknya. Dinding bangunan sudah dipasangi. Tiga tangga yang menjadi akses menuju area Stasiun Padalarang yang sebelumnya belum ada, kini sudah dibangun.

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa mengatakan Stasiun Padalarang masih tahap konstruksi. “Sudah lebih dari 70 persen, akan saya infokan,” ujar Eva saat dihubungi pada Senin malam.

Sementara di Stasiun Halim, aksesnya sudah hampir selesai. KCIC menargetkan pertengahan Agustus 2023 rampung khususnya akses yang di Jalan DI Pandjaitan. Akses lainnya ada exit tol 1+850. Bahkan. kata Eva, integrasi fisik untuk penumpang LRT Jabodebek yang ingin menaiki kereta cepat juga sudah siap melalui skybridge.

Untuk Stasiun Karawang, akses di dalam kawasan sudah 80 persen. Sedangkan menuju ke luar kawasan masih dalam proses pembangunan. “Akan kami informasikan (progresnya),” kata Eva. 

Baca Juga  Cerita Bupati, Ridwan Djamaluddin Tolak Cabut Izin Tambang Emas di Trenggalek

Lalu di Stasiun Tegalluar, Jembatan Cibiru sudah hampir selesai dan akan dioperasikan pertengahan Agustus. Jika akses dari Gelora Bandung Lautan Api, Summarecon, Gedebage selesai, maka bisa masuk semua. 

“Kami juga akan kerja sama dengan hotel di sekitar Jawa Barat, mereka bersedia menyediakan shuttle hotel untuk meningkatkan pariwisata,” tutur Eva.

Selanjutnya: Uji coba diundur 1 September 2023



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *