Orang Bertato Taubat, Haruskah Dihapus Tatonya? Buya Yahya Jelaskan Ini

Berita123 Dilihat

Rabu, 9 Agustus 2023 – 12:22 WIB

VIVA – Membuat tato di tubuh hukumnya adalah haram dalam Islam. Lantas, bagaimana jika seseorang sudah terlanjur memasang tato, namun ingin bertaubat? Apakah tato di tubuhnya tersebut harus dihapus? Bicara soal tato, salah satu ulama kenamaan Indonesia, Buya Yahya menyebutkan bahwa tato tidak wajib dihilangkan bagi mereka yang ingin bertaubat. Jadi, ada beberapa syarat tato dibolehkan untuk tidak dihapus. 

Baca Juga :

Usai Lepas Hijab, Putri Anne Pamer Tato Hujan Makna Kesedihan

“Jadi tato tidak wajib dihilangkan dan akan wajib dihilangkan tentunya dengan beberapa syarat,” kata Buya Yahya yang dikutip dari YouTube Al-Bahjah  TV

Seorang muslim melakukan proses hapus tato gratis di Masjid Abdurrahman, Sindang, Indramayu, Jawa Barat. (Foto ilustrasi).

Photo :

  • ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Baca Juga :

Viral Baca Al-Fatihah di Luar Shalat Disebut Bid’ah, Buya Yahya Buka Suara

Buya Yahya pun menyebutkan syarat-syarat tersebut di mana tato yang sudah ada di tubuh seseorang tidak wajib untuk dihapus saat mereka ingin bertaubat. 

Buya Yahya.

Baca Juga :

Nathalie Holscher Jelaskan Rasa Sakit Menghilangkan Tato di Dadanya

“Pada dasarnya tato tidak wajib untuk kita hilangkan, kecuali memenuhi lima syarat. Lima syarat itu adalah pertama, tato dibuat dengan sadar kalau itu haram dan dosa dia ngerti itu haram masih maksa. Maka kalau Anda waktu masang tato gak ngerti halal haram tidak wajib dicabut,” sebut Buya Yahya. 

Penceramah Buya Yahya.

Syarat selanjutnya yang disebutkan oleh Buya adalah bahwa tato tidak wajib dihapus ketika seseorang memasangnya saat sudah dewasa atau baligh. 

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *