Polisi Amankan Pelaku Penganiaya Mata Guru Hingga Buta

Berita273 Dilihat

Senin, 7 Agustus 2023 – 08:11 WIB

Bengkulu – Tersangka pelaku penganiayaan seorang guru SMA sehingga mengalami kebutaan berhasil diamankan Aparat Kepolisian (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu.

Baca Juga :

Pajak Natura Resmi Berlaku, Kepatuhan Sukarela WP Terus Didorong

Kapolres Rejang Lebong AKBP Juda Trisno Tampubolon saat menggelar jumpa pers di Mapolres Rejang Lebong, Minggu sore 6 Agustus 2023, mengatakan tersangka pelaku penganiayaan terhadap Zaharman (57) guru olahraga SMAN 7 Rejang Lebong ini ialah AJ (45), orang tua dari murid PDM (16) yang sebelumnya sempat tepergok merokok oleh korban di lingkungan sekolah.

“Tersangka ini pada Sabtu malam tanggal 5 Agustus 2023 sekitar pukul 23.05 WIB diserahkan oleh warga dan keluarganya ke Polres Rejang Lebong,” kata dia.

Baca Juga :

Pejabat ASN di BKD Lampung Dicopot Buntut Penganiayaan Alumni IPDN

Dia menjelaskan tersangka yang sempat melarikan diri setelah melakukan penganiayaan terhadap korban pada Senin (1/8) sekitar pukul 09.30 WIB di lingkungan sekolah SMAN 7 Rejang Lebong yang berada di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong itu sempat menjadi perhatian masyarakat luas.

Peristiwa penganiayaan yang dilakukan tersangka kepada korban itu, kata dia, dilakukan menggunakan ketapel dengan peluru batu bulat tidak beraturan seukuran jempol kaki, tembakan ketapel yang dilepaskan tersangka ini mengenai bola mata sebelah kanan korban sehingga menyebabkan luka dan mengeluarkan darah.

Baca Juga :

Viral Polusi Udara Jakarta Kian Buruk, Ini Penjelasan KLHK dan BMKG

“Selanjutnya korban berupaya menyelamatkan diri berjalan ke bawah pohon palem sambil memegang mata kanannya yang terluka, setelah itu tersangka kembali melemparkan batu menggunakan ketapel ke arah korban dari sisi kanan namun tidak mengenai korban,” terangnya.

Zaharman, guru olahraga dianiaya orang tua murid

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *