Program Berkarya Bercerita Tingkatkan Literasi Anak Pemulung di Taman Baca Jendela Dunia

Berita299 Dilihat

Sabtu, 19 Agustus 2023 – 09:45 WIB

JAKARTA – Dalam era globalisasi dan teknologi yang kian pesat, akses terhadap informasi dan pengetahuan menjadi hal yang fundamental. Salah satu sarana yang telah lama dikenal sebagai jembatan menuju pengetahuan adalah taman baca. Taman baca menjadi wadah penting, khususnya bagi siswa, untuk menggali berbagai sumber ilmu pengetahuan.

Baca Juga :

Pertamina Dorong Kolaborasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kawasan Bantar Gebang

Taman baca menyediakan berbagai buku dan sumber bacaan yang terjangkau bagi siswa. Hal ini sangat membantu mereka yang berasal dari keluarga dengan ekonomi terbatas yang mungkin tidak mampu membeli berbagai buku referensi. Scroll lebih lanjut ya.

Di sisi lain, masalah akses pendidikan dan ekonomi kembali menjadi perhatian serius di tengah masyarakat Indonesia. Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada bulan Juni 2023 mengungkapkan, selama tahun ajaran 2022/2023, tercatat 76.834 siswa putus sekolah dari semua jenjang, dengan tingkat SD sebagai yang tertinggi mencapai 40,623 kasus.

Baca Juga :

Merdeka Dari Sampah Activity Held in Bandung

Faktor ekonomi orang tua sering menjadi penyebab utama anak putus sekolah. Dalam beberapa kasus, orang tua lebih mendukung anak untuk bekerja daripada melanjutkan pendidikan. Kondisi ini berpotensi menjadi masalah serius jika tidak segera ditangani.

Baca Juga :

Tumpukan Sampah di Sungai Dibersihkan Brimob Jambi

Menanggapi kondisi ini, Arya Noble Group, induk perusahaan ERHA, telah secara aktif membangun taman baca anak di berbagai kota di Indonesia sejak tahun 2017. Taman Baca Jendela Dunia, yang hadir di tujuh kota sepanjang Pulau Jawa, diharapkan dapat memberikan akses pendidikan bagi anak-anak kurang beruntung.

Salah satu Taman Baca Jendela Dunia terdapat di SD Dinamika Bekasi yang terletak di area Tempat Pembuangan Sampah Akhir Bantargebang. Sejak dibangun, taman baca ini telah mengakomodir hampir 60% anak pemulung dengan fasilitas belajar terbaru dan program peningkatan literasi yang Bertajuk Berkarya Bercerita.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *